Untuk Segala Sesuatu Punya Alasan
Sudah sejauh mana kamu termenung
Sudah sejauh mana kamu bertanya-tanya
Sudah sejauh mana kamu mengeluh
Sudah sejauh mana kamu menyesalinya
Iri jika melihat orang lain lebih bahagia
Nyatanya semakin kamu mencoba menjalin
Capek fisik sih enggak tapi lebih ke batin
Teruntuk apapun yang terjadi,
Seakan tidak memihak
Batin pun mulai bertanya-tanya,
Mengapa ini semua terjadi
Dunia seakan tak pernah memihak
Terkadang jika dilihat dari luar
Mungkin semua orang akan terlihat bahagia
Namun terlihat bahagia bukanlah benar bahagia
Untuk segala sesuatu yang terjadi punya alasan.
Bahkan terdiam mengajarkanmu memahami,
Marah mengajarkan intropeksi,
Kecewa mengajarkanmu berhati-hati.
Dirimu punya alasan dalam melakukan apapun,
Orang lain pun punya alasan atas apa yang diperbuat.
Pada paragraf ini aku ingin menyampaikan
Sudah sejauh mana kamu sadar
Sudah sejauh mana kamu bersyukur
Sudah sejauh mana kamu memahami
Untuk segala sesuatu punya alasan
JAP
Komentar
Posting Komentar